-TransJakarta-

Sebenarnya udaaa lama banget pengen posting tentang yang satu ini.

Transjakarta

Transjakarta ato yang lebih dikenal dengan busway, bus yang lebih besar dari kopaja atau metromini, siapa sih di ibukota ini yang ga tau, cukup  dengan 3.500 bisa menikmati fasilitas ini : ac (kalo ga penuh berasa dingin, tapi sebaliknya berasa panas sekaliii, worse than metromini/kopaja), tempat duduk yang empuk tapi kalo jam berangkat/pulang kerja siap2 aja gelantungan, desak-desakan dengan penumpang yang lain (ga tau deh, berapa kapasitas maksimal penumpangnya) saking penuhnya ga pegangan juga ga bakalan jatuh (sudah teruji dan terbukti ).

Sebetulnya busway termasuk transportasi yang ekonomis dan saya setuju jika semua wilayah di jakarta ini menggunakan busway. Karena dapat daya tampungnya yang banyak (tanpa-pemaksaan untuk memasukkan penumpang) dapat ganti shelter sesuai dengan tujuan dan punya jalur sendiri (tapi-sering-diserobot-kendaraan lain) sehingga agak terbebas dari macet

Busway itu idola saya (dulu)  kenapa? karena tempat tinggal saya dekat dengan halte busway, jadi berasa gampang kalo mau ke kantor yang hanya berjarak 3km dan turun persis di halte busway depan kantor. Saya tidak tau mulai kapan, tapi akhir2 ini naek busway hanya membuat saya emosi  kenapa??? Karena menunggu busway ter-amat-sangat-lama-sekali masa dengan jarak 3 km menghabiskan hampir 60 menit waktu saya. dan parahnya lagi kebanyakan busway yang melewati halte saya pasti sudah penuh-sesak sehingga tidak ada penumpang yang bisa naek dan membuat antrian semakin memanjang. Saya jadi bingung sebetulnya bagaimana sih prosedur dalam menaikkan penumpang? Apa begitu busway kosong maka dapet mengangkut penumpang sebanyak-banyaknya, apakah tidak terpikir dengan penumpang di halte laen yang sudah lama mengantri tapi tidak dapat terangkut. Kadang saya mengakali dengan putar balik untuk mencari halte yang agak kosong untuk mengantri. Minggu kemaren saya dibikin frustasi oleh busaway,gondok rasanya karena harus menunggu extra lama, akhirnya saya memutuskan mengunakan transportasi lain ke kantor entah sampe kapan 🙂

bye busway

*picture taken from : sadidadalila.wordpress.com*

Advertisements